26 Mei 2011

Kepada Para Calon Sarjana

3 comments
Sarjana-sarjana karbitan
Buah-buah pendidikan yang matang tergesa-gesa
Tak mengalami proses oleh alam, menguning karena dipaksa
Tak begitu manis dalam rasa
Tak mampu membaca musim, karena ia tak tumbuh bersamanya
Melamar kerja saja yang dipikirkannya
Melompat dari satu industri ke lain industri
Demi gaji yang lebih tinggi
Di situ saja kau berhenti.
Tidakkah kau pikirkan akan penciptaan lapangan kerja
Dan tanggungjawab mu atas orang-orang tak berdaya
Yang tanpa suara seolah berkata,
"Kembalilah pada kami suatu masa"?

Sarjana-sarjana mi instan
Tak sehat bagi perut ibu pertiwi yang kelaparan
Diseduh untuk sekedar memberi kesan
Bahwa lapar telah ditahan
Karena itu mengeruk saja yang ia paham
Tanpa berupaya menjadi jawab atas tanda tanya
Kepada gejala dan persoalan yang nyata

Kita mesti bertanya pada nurani
Telahkah kita seutuhnya menjadi sarjana?
Cukupkah proses dan cerita kala mahasiswa?
Siapkah kita kembali kepada masyarakat?



Dani Andipa Keliat
25 Mei 2011
ditulis di atas buku catatan Tugas Akhir, yang buku catatan masa SD-ku jauh lebih rapi daripadanya
dalam tekad untuk wisuda di bulan Oktober 2011
dalam doa semoga aku, kau, kita bukanlah sarjana karbitan





3 komentar:

  1. bagus jenderal, awak sepakat, menjadi jawab untuk tanya, menjadi pembuka lapangan kerja, dan menjadi mie (tanpa instan) yang hangat, lezat, bergizi dengan sayurannya, jadi laper gw, hehe

    BalasHapus
  2. haha.. terima kasih, bung tahta.

    BalasHapus