10 April 2016

Sebuah Sajak Tentang Perjuangan Hidup

0 comments
Sebuah sajak dari Wiji Thukul untuk mengisi kembali semangat berjuang...


Puisi Untuk Adik



Apakah nasib kita terus akan seperti

sepeda rongsokan karatan itu?
O, tidak, Dik!
Kita akan terus melawan
Waktu yang bijak-bestari
kan sudah mengajari kita
bagaimana menghadapi derita
kita lah yang memberi senyum
kepada masa depan

Jangan menyerahkan diri pada ketakutan

kita akan terus bergulat

Apakah nasib kita akan seperti

sepeda rongsokan karatan itu?
O, tidak, Dik!
Kita harus membaca lagi
agar bisa menuliskan isi kepala
dan memahami dunia

(Wiji Thukul)









Tidak ada komentar:

Posting Komentar