10 Mei 2011

Pemuda Hari Ini

0 comments
Pemuda hari ini adalah para pengkhianat fajar
Yang masih terlelap dalam tidurnya kala mentari hendak menyapa
terbuai oleh mimpi-mimpi kosong tak bermakna
Kita lah si pemuda itu,
tapi demi Sang Pencipta fajar, kita harus bersumpah
Kita sewajarnya merasa bersalah.
Kita mesti berubah.
Bangun dari ketidaknyataan dan keindahan semu
Keluar ke jalan-jalan perjuangan
Memimpin sendiri revolusi hari ini

Cita-cita bukanlah rangkaian kata-kata formalitas
Yang diucapkan saat guru sekolah dasar menunjuk giliran bicara
Dan terbingkis manis dalam bingkai ijazah yang penuh dengan angka-angka yang bahkan tak mampu mengukur kedalaman ilmu
Cita-cita adalah perjuangan
Dan perjuangan bukan pula rima tanpa makna
Melainkan milyaran langkah
Penuh keringat dan darah, menuju satu arah

Kadangkala kita perlu pergi
Ke tempat yang sama sekali tak kita kenal
Berbaur dengan masyarakatnya
Saling bercerita tentang makna kehidupan
Mengikuti anjuran Rendra
Mencoba merumuskan keadaan
Mencatat sendiri semua gejala
Dan menghayati persoalan yang nyata

Apalah artinya janji
Tanpa aksi dan realisasi
Apalah artinya tekad
Saat bertemu nikmat ia lumat
Kita harus bijak dan kuat

Dani Andipa Keliat
10 Mei 2011




Tidak ada komentar:

Posting Komentar