12 Mei 2011

Semoga Kita Tak Membohongi Diri Sendiri

0 comments
Sumber gambar : http://room42.wikispaces.com/file/view/desert2_OPT.jpg/33774373/desert2_OPT.jpg
 
Sepasang muda-mudi, berjalan di gurun pasir. Tandus dan panas. Tapi aneh, mereka menggunakan jaket gunung yang tebal. Mengapa? Padahal peluh terus mengalir. Dan dahaga semakin terasa. Aneh sekali.

Entah karena mereka masih merasa berpijak di gunung. Atau ada hal yang mereka tutupi dan tak ingin dilihat oleh satu sama lain. Atau mungkin juga mereka merasa anggun menggunakan jaket itu.
 
Entahlah. Semoga saja mereka tak membohongi diri mereka sendiri.

Jika memang jaket itu harus dilepas. Lepaskanlah.
Lepaskanlah, karena kalian sudah merasa panas di dalamnya. Apapun itu, hal yang dibungkus dalam pengap akan busuk. Hal indah akan busuk. Hal yang busuk akan semakin busuk.

Dalam darah kita mungkin memang mengalir darah kaum muda yang senang membangkang. Tapi membangkang pada nurani? Kita pasti mengerti kebohongan yang paling menyakitkan selain kebohongan terhadap rakyat adalah membohongi diri kita sendiri. Semoga kita tidak membohongi diri kita sendiri. Semoga kita terus belajar menjadi bijak.



Dani Andipa Keliat
12 Mei 2011




Tidak ada komentar:

Posting Komentar